Langsung ke konten
Logo Sirah Bali Info

Kena Cetik Jaran Goyang? Begini Cara Mengobatinya

W wiwik 2 menit baca 1x dibaca
Kena Cetik Jaran Goyang? Begini Cara Mengobatinya
Bagikan

Jaran Goyang' sebenarnya bukanlah istilah yang asing di telinga orang Indonesia. Istilah ini sudah dikenal luas sejak zaman dahulu sebagai salah satu ajian pengasihan yang diyakini memiliki kekuatan untuk memikat lawan jenis.

Dalam sejumlah literatur, jaran goyang juga disebut-sebut sebagai ilmu pengasihan tingkat tinggi. Bahkan disebut berbahaya dan jangan digunakan secara serampangan lantaran konsekuensinya yang cukup berat. Seseorang yang tak kuat mengamalkannya bisa mengalami gangguan jiwa.

cetik jaran goyang
cara mengatasinya

Baca juga: Kisah Mistis Jembatan Kembar yang Katanya Dihuni Wong Samar

Lalu bagaimanakah cara untuk mengobati jika terkena cetik Jaran Goyang?

Pohon cemara dipercaya bisa digunakan sebagai obat untuk cetik Jaran Goyang. Pohon yang biasanya dipakai tanaman hias dan memiliki ujung lancip memyerupai kerucut ini ternyata punya khasiat yang luar biasa.

Dapat dipakai untuk obat bagi orang yang terkena pangeger jaran goyang dan juga pengasih-asih.

Kunjungi juga : Kisah Mistis TIKUNGAN MAUT KM 12 Gitgit || Sirah Horror

Dalam buku Usadha Taru Pramana yang disusun oleh Sri Jumadiah disebutkan mengenai pohon cemara sebagai berikut.

Titiang taru cemara, daun panes, daging panes, akah dumalada, daun titiang dados anggen tamba tutuh mata, janma keni pangeger jaran goyang, muang piwelas, ra, tanah pempatan, tigang gembel, cakcak, ulig.

Artinya: saya pohon cemara, daun dan pohon panas, akar sedang, daun saya bisa digunakan sebagai obat tetes mata, digunakan untuk mengobati orang yang terkena pangeger jaran goyang dan pengasih-asih, campur dengan tanah perempatan tiga genggam, lalu digiling.

Ini berarti untuk mengobati orang yang terkena pengeger jaran goyang maupun pengasih-asih, daun cemara digunakan sebagai obat tetes mata.

Untuk membuat obat tetes matanya tinggal dicampur tanah perempatan jalan sebanyak tiga gengam kemudian dihaluskan.

Dalam Ratu Ning Usada, pembahasan mengenai penyembuhan dari penyakit jaran goyang pun ada. Dan ternyata cara tersebut sederhana dan hanya membutuhkan sarana tanaman tradisional saja yaitu akar tuwung (terong) bolo, akar tuwung kanji dan triketuka (bawang, suna, janggu). Semua bahan tersebut digigit, kemudian disemburkan ke orang yang mengalami hal tersebut.

W

Ditulis oleh

wiwik

Kontributor Sirah Bali Info yang berbagi kabar dan cerita seputar Bali.