Langsung ke konten
Logo Sirah Bali Info

Mitologi Hari Raya Galungan, Kemenangan Dewa Indra Melawan Raja Mayadenawa

S sukma 2 menit baca 1x dibaca
Mitologi Hari Raya Galungan, Kemenangan Dewa Indra Melawan Raja Mayadenawa
Bagikan

sirahbaliinfo.com - Dikisahkan ada seorang raja yang sakti mantraguna keturunan raksasa yang memerintah jagat Bali, bernama Raja Mayadenawa.

Mayadenawa seorang raja lalim dan kejam, karena kesaktiannya yang tidak terkalahkan menganggap dirinya adalah Dewa yang patut disembah oleh rakyatnya. Kesaktiannya tersebut diperoleh karena keteguhan dan ketekunan imannya memohon kepada Dewa Siwa.

Kesaktian, kesombongan dan keangkuhannya ini, membuat Mayadenawa bisa menguasai seluruh Bali bahkan meluas sampai ke wilayah Lombok Sumbawa, Bugis dan Blambangan dengan mudah.

Raja kejam ini tidak memperbolehkan rakyatnya menyembah Dewa dan menghancurkan pura yang ada, rakyat tidak berani menentang karena kesaktian dan kekejaman raja. Karena hal tersebut, rakyat dihantui rasa ketakutan yang mendalam.

Tersebutlah seorang pendeta bernama Sangkul Putih atau Mpu Sangkul putih yang juga merupakan Pemangku Agung di Pura Besakih, melihat situasi seperti ini beliau menjadi sedih, pura yang dihancurkan dan kondisi rakyat yang serba ketakutan.

Akhirnya sang pendeta melakukan meditasi atau tapa yoga di Pura Besakih, untuk memohon petunjuk dari para Dewa dan beliau mendapat petunjuk dari Dewa Mahadewa agar beliau pergi ke Jambu Dwipa (India) untuk meminta bantuan.

Akhirnya bantuan datang dari India dan juga Kahyangan yang dipimpin oleh Dewa Indra untuk memerangi Mayadenawa dan pasukannya.

Mayadenawa sudah mengetahui kedatangan tersebut karena memiliki banyak mata-mata. Dia mempersiapkan pasukannya dengan baik, sehingga terjadi perang dahsyat dan banyak yang tewas di kedua belah pihak.

Mengetahui hal ini Mayadenawa merencanakan daya upaya licik untuk menghancurkan pasukan kahyangan. Karena kesaktiannya, dia bisa merubah wujud. Semua usaha dari Mayadenawa dengan berubah wujud berkali-kali hanya usaha sia-sia dan akhirnya Dewa Indra mampu membunuh Mayadenawa.

Dan kemenangan Dewa Indra melawan Mayadenawa inilah disimbolkan sebagai kemenangan kebaikan melawan kejahatan yang diperingati sebagai Hari Raya Galungan.

S

Ditulis oleh

sukma

Kontributor Sirah Bali Info yang berbagi kabar dan cerita seputar Bali.