Langsung ke konten
Logo Sirah Bali Info

Mari Kenali Makna Dosa dalam Agama Hindu Sebelum Melaksanakan Perenungan Suci Saat Siwaratri

W wiwik 2 menit baca 1x dibaca
Mari Kenali Makna Dosa dalam Agama Hindu Sebelum Melaksanakan Perenungan Suci Saat Siwaratri
Bagikan

Dosa dalam agama Hindu diartikan sebagai karma buruk karena kebodohan, dimana kebodohan merupakan akar dari kejahatan. Dosa menimbulkan penderitaan, dan dosa pula yang mengantarkan atma ke dalam lingkaran kelahiran dan kematian. Dosa jugalah yang menyebabkan atma mendapat kehidupan di neraka dan mendapat badan yang tidak sempurna bila bereinkarnasi kembali.

Baca Juga : Tenangkan Pikiran & Jiwa dengan Meditasi di Pura Siwa Tabanan

Pada prinsipnya, kitab suci Hindu tidak ada yang menyebut mengenai dosa. Yang ada hanyalah hukum karma, yakni hukum sebab-akibat. Kitab suci Weda mengartikan dosa dengan cara hati-hati dan sangat mendalam.

Seperti banyak yang dijelaskan dalam kitab suci, kita semua berdosa atau melakukan karma buruk karena kebodohan. Kebodohan adalah ilusi atau maya. Dunia adalah maya, yang berarti bahwa dunia ini selalu berubah dari apa yang sekarang menjadi sesuatu yang lain tanpa henti. Agama Hindu mengenal adanya dualitas dalam dunia, seperti benar dan salah, baik dan buruk, asli dan palsu, yang semunya ditimbulkan oleh maya. Kita semua menderita karena maya atau persepsi dualitas (rwa bhineda). Maya membuat kita lupa kepada jati diri dan hakikat kita yang sebenarnya. Jadi, mayalah yang membuat kita semua melakukan dosa.

Disaat kita keliru menganggap Brahman yang bersifat advaita (tanpa dualitas) dan purna (sempurna) sebagai jiwa yang terpisah serta tidak sempurna dan kita menderita karena kekeliruan itu. Khayal-lah yang menyebabkan segala penderitaan kita. Khayal muncul akibat kekaburan batin serta keterikatan.

Ciri-ciri kekaburan batin antara lain:

  • Terikat pada tubuh.
  • Merasa diri sebagai aku adalah jiwa.
  • Percaya pada kehidupan jagat yang berubah-ubah (maya).
  • Jiwa mengabaikan dan melupakan sifat sejatinya sebagai kesadaran murni tanpa dualitas dosa khusus.
  • Dosa khusus yang dimaksudkan adalah dosa yang timbul karena situasi tertentu dan dilakukan oleh orang-orang tertentu.
W

Ditulis oleh

wiwik

Kontributor Sirah Bali Info yang berbagi kabar dan cerita seputar Bali.