Langsung ke konten
Logo Sirah Bali Info

Filosofi & Makna Setiap Bagian Pada Penjor

S sukma 2 menit baca 1x dibaca
Filosofi & Makna Setiap Bagian Pada Penjor
Bagikan

sirahbaliinfo.com - Penjor adalah simbol dari Naga Basukih. Basukih berarti kesejahteraan dan kemakmuran.  Selain itu penjor juga merupakan simbol Gunung yang memberikan keselamatan dan kesejahteraan.

Umat Hindu khususnya di Bali biasanya memasang penjor pada Hari Selasa Anggara warawuku Dungulan (Penampahan Galungan).

Bahan dari penjor sebatang bambu yang ujungnya melengkung, dihiasi dengan janur/daun enau yang muda serta daun-daunan lainnya (plawa).

Perlengkapan penjor Pala bungkah (umbi-umbian seperti ketela rambat), Pala Gantung (misalnya kelapa, mentimun, pisang, nanas dll), Pala Wija (seperti jagung, padi dll), jajan, serta sanggah Ardha Candra lengkap dengan sesajennya.

Pada ujung penjor digantungkan sampiyan penjor lengkap dengan porosan dan bunga. Sanggah Penjor mempergunakan Sanggah Ardha Candra yang dibuat dari bambu, dengan bentuk dasar persegi empat dan atapnya melengkung setengah lingkaran sehingga bentuknya menyerupai bentuk bulan sabit.

Dari beberapa unsur yang melengkapi penjor Galungan tersebut, memiliki makna atau simbol dari kekuatan Tuhan, seperti:

  1. Bambu, adalah simbol gunung dan gunung tempat stana para Ida Sang Hyang Widi dan juga sebagai simbol kekuatan Hyang Brahma
  2. Bambu (tiying) dibungkus ambu/kasa, simbol kekuatan Dewa Maheswara Kain putih kuning, simbol kekuatan Dewa Iswara.
  3. Sampian, simbol kekuatan Dewa Parama Siwa Janur, simbol kekuatan Dewa Mahadewa.

4.Kue (jaja uli +gina), simbol kekuatan Dewa Brahma.

  1. Kelapa, simbol kekuatan Dewa Rudra
  2. Pala bungkah, pala gantung, simbol kekuatan Dewa Wisnu
  3. Tebu, sebagai simbol kekuatan Dewa Sambu
  4. Plawa, simbol kekuatan Dewa Sangkara
  5. Sanggah Cucuk, simbol kekuatan Dewa Siwa
  6. Lamak, simbol Tribhuana
  7. Banten Upakara simbol kekuatan Dewa Sadha Siwa
  8. Klukuh berisi pisang, tape dan jaja, simbol kekuatan Dewa Boga
  9. Ubag-abig, simbol Rare Angon
  10. Hiasan cili, simbol widyadari
  11. Tamiang, sebagai simbol penolak bala atau kejahatanan.
S

Ditulis oleh

sukma

Kontributor Sirah Bali Info yang berbagi kabar dan cerita seputar Bali.