Langsung ke konten
Logo Sirah Bali Info

Fakta Unik Flamingo Dan Cerita Di Balik Pemberian Makan Ke Anaknya

S sukma 4 menit baca 1x dibaca
Fakta Unik Flamingo Dan Cerita Di Balik Pemberian Makan Ke Anaknya
Bagikan

sirahbaliinfo.com - Dari sekian banyaknya spesies burung yang ada, mungkin Sobat sudah familiar dengan burung yang satu ini. Yaps, inilah burung flamingo yang memiliki kaki pancang dengan warna tubuh pink cantik. Burung dengan tubuh besar ini memang tidak seperti spesies burung lainnya yang gemar terbang dan bisa dengan mudah melayang ke udara.

Secara umum, flamingo membutuhkan persiapan untuk mampu terbang, yaitu dengan cara berlari-lari kecil terlebih dahulu sebelum akhirnya mengepakkan sayap dan membuat dirinya melayang bebas. Sedangkan dari segi kecepatan terbangnya, flamingo termasuk cepat lho karena bisa mencapai lebih dari 60 km/jam.

Secara keaktifan, flamingo jauh lebih sering terbang di malam hari. Mereka bisa menempuh jarak lebih dari 500 km. Beberapa flamingo akan menjulurkan lehernya saat terbang untuk menambah kecepatan. Dengan begitu, jenis burung ini termasuk salah satu yang tercepat untuk ukuran tubuhnya.

Karakter dan Ciri Khas Burung Flamingo

Burung flamingo adalah salah satu jenis burung dengan karakteristik berupa kaki yang panjang. Burung ini juga pada umumnya  hidup dengan teknik berkelompok. Dengan karakteristik bentuk leher yang terlihat seperti huruf ‘S’ ini, flamingo pun dikenal dengan burung dengan tampilan dan sifat yang anggun.

Kecantikan dari burung flamingo ini tidak perlu kita ragukan lagi. Tak mengherankan patung dari burung ini sering digunakan menghias halaman belakang rumah supaya nampak lebih cantik karena flamingo memang menjadi simbol anggun dan keindahan.

Baca Juga : Desa Terbersih di Dunia Salah Satunya Ada di Indonesia

Di samping itu, cantiknya flamingo juga didukung dengan warna merah muda yang membuat burung ini terlihat sangat estetika dan bernilai seni untuk dipandang. Mengenai ciri khas dari jenis burung satu ini maka kita dapat menyaksikan dari ukuran tubuhnya.

Flamingo yang sudah berukuran besar mempunyai tinggi lebih dari 1 meter. Dengan lebar sayap lebih dari 1,5 meter dan berat mencapai 9 kilogram. Burung flamingo ini memiliki ciri khas khusus yaitu kaki yang panjang sehingga badannya akan terlihat sangat tinggi.

Burung yang termasuk kategori burung nasional Kepulauan Bahama ini memang familiar dengan warnanya yang cantik. Bagi habitat dari burung ini sendiri, seringkali mendiami danau yang dangkal dan berukuran besar, adapula yang berada di laguna, hutan bakau atau wilayah pulau berpasir.

Fakta Unik Induk Flamingo Saat Beri Makan Anaknya

Jika tidak tahu fakta sebenarnya, kita bisa berpikiran bahwa itu adalah sebuah kondisi yang sangat sadis. Eits Tunggu dulu, itu bukan darah seperti yang kita bayangkan, melaikan itu adalah cairan semacam susu yang diberikan oleh sepasang orangtua pada anak flamingo.

Berdasarkan sebuah jurnal penelitian dari salah satu profesor di University of Exeter, mengungkap alasan mengapa flamingo bisa mengeluarkan cairan semacam susu dari mulutnya.

Susu yang dihasilkan oleh flamingo ini dikenal dengan sebutan susu tembolok. Tembolok merupakan kantung tempat makanan pada leher burung, teman-teman.

Flamingo menghasilkan susu untuk anaknya karena ia punya cara makan yang unik. Burung flamingo suka sekali makan udang dan beberapa hewan krustasea yang hidup di air.

Untuk bisa makan, flamingo memerlukan paruh yang didesain khusus untuk mengambil makanan itu. Paruh flamingo ini bisa menyaring makanan yang akan ia telan, teman-teman.

Flamingo terkenal sebagai hewan dengan leher panjang berbentuk melengkung. Paruh dan lehernya berfungsi menyaring air dan lumpur untuk mendapatkan makanan.

Mereka menggunakan paruh serta lehernya untuk menyaring air agar mendapatkan makanan pokok mereka seperti udang dan alga biru-hijau. Karena flamingo yang masih kecil tidak memiliki leher panjang seperti orangtuanya, maka ia harus diberi cairan dengan nutrisi khusus.

Flamingo adalah satu di antara burung tertentu yang memberi makan anak mereka langsung dari sekresi yang diproduksi di dalam tenggorokan.

Mereka dapat menghasilkan cairan yang mirip susu. Cairan dalam "susu Flamingo" ini mempunyai kandungan protein dan lemak seperti susu pada umumnya. Baik flamingo jantan dan betina sama-sama mempunyai hormon prolaktin sehingga mereka bisa memproduksi cairan tersebut bersama-sama.

Dalam susu flamingo, ada kandungan lemak dan protein yang tinggi seperti susu hewan lainnya. Bedanya, dalam susu flamingo ada kandungan sel darah merah yang tinggi dan pigmen warna merah.

Induk flamingo mendapatkan pigmen warna merah dari udang dan alga, kemudian sebagian pigmen itu akan larut dalam susu untuk anaknya. Sehingga lama-kelamaan anak-anak flamingo berubah warna bulu menjadi merah muda.

Dikutip dari jurnal yang ditulis oleh profesor Paul Rose dari University of Exeter, flamingo dikenal sebagai hewan yang membesarkan anak mereka dari kerja sama orangtua jantan dan betinanya.

Hewan tersebut mampu mengumpulkan dan memetabolisme pigmen karotenoid, bahan kimia yang ditemukan dalam ganggang, krustasea, dan tanaman mikroskopis berwarna oranye, merah, kuning, dan merah muda.

Itu membuat sebagian besar tubuhnya berwarna merah muda ketika dewasa. Bulu flamingo berwarna merah muda, darah flamingo berwarna merah muda, bahkan cairan mirip susu miliknya juga berwarna merah muda sehingga orang-orang yang belum tahu bisa mengira bahwa itu adalah darah padahal bukan.

Nah, begitulah cerita unik dari Flamingo yang perlu Sobat Sirah Bali Ketahui.

S

Ditulis oleh

sukma

Kontributor Sirah Bali Info yang berbagi kabar dan cerita seputar Bali.