Sejarah Tempe yang Sudah Ada Sejak Era Tanam Paksa

sirahbaliinfo.com – Tempe merupakan bahan makanan yang muncul saat masyarakat Indonesia ketika itu berada di zaman penjajahan, khususnya di era Tanam Paksa.­

Dikutip dari artikel Harian Kompas edisi15 Februari 2001, Sejarawan juga Budayawan Dr. Onghokham pernah menuliskan masyarakat Jawa pada era tanam paksa penjajahan Belanda di abad ke-19, terpaksa mengonsumsi tempe yang tidak sengaja mereka temukan sebagai penyelamat kesehatan penduduk.

Dituliskan oleh Onghokham, awalnya masyarakat biasa mendapatkan bahan makanan dari kegiatan berburu, beternak, atau memancing. Asupan masyarakat Jawa pada tahun 1810-an pun disebut masih didominasi oleh bahan makanan hewani.

Dalam Encyclopedia van Nederlandsch Indie (1992), tempe disebut sebagai kue yang terbuat dari kacang kedelai dan merupakan makanan rakyat (volk’s voedsel). Proses pembuatan tempe hingga saat ini masih berjalan dengan begitu tradisional, dengan diinjak-injak oleh kaum laki-laki, dan dicuci di air yang mengalir.

Gambaran Tempe Pada Jaman Dahulu
Gambaran Tempe Pada Jaman Dahulu

 

Maka dari itu, banyak pabrik tahu atau juga tempe yang terletak di sekitar aliran sungai. Proses pembuatan ini begitu serupa dengan proses pembuatan anggur yang juga dilakukan oleh kaum laki-laki. Hal yang membedakan hanyalah perkembangan pengolahannya di hari ini. Anggur sudah diproduksi dengan cara yang modern dan melibatkan kecanggihan teknologi.

Meskipun semula menjadi makanan rakyat di bawah masa kolonialisme, namun hari ini keberadaan tempe telah diakui oleh berbagai kalangan dari belahan dunia lain. Tempe dengan kandungan proteinnya kerap kali dimanfaatkan oleh mereka pelaku hidup vegan untuk menggantikan daging dalam menu makanan mereka.

Namun ada juga yang mengatakan, bahwa tempe mulai dibuat di Jawa pada abad ke-16. Tepatnya, yang membuat tempe adalah masyarakat Jawa Tengah. Dulunya, tempe merupakan makanan yang terbuat dari sagu, berwarna putih, dinamakan tumpi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *