Langsung ke konten
Logo Sirah Bali Info

Manis Galungan, Saatnya Merasakan Manisnya Kemenangan

S sukma 2 menit baca 1x dibaca
Manis Galungan, Saatnya Merasakan Manisnya Kemenangan
Bagikan

Wrhaspati (Kamis) Umanis/Legi wuku Galungan dinamakan “Hari Manis Galungan”. Pada umanis Galungan, umat akan melaksanakan persembahyangan dan dilanjutkan dengan Dharma Santi dan saling mengunjungi sanak saudara atau tempat rekreasi.

Anak-anak akan melakukan tradisi ngelawang pada hari ini. Ngelawang adalah sebuah tradisi, di mana anak-anak akan menarikan barong disertai gambelan dari pintu rumah penduduk satu ke yang lainnya (lawang ke lawang), penduduk yang mempunyai rumah tersebut kemudian akan keluar dari rumah sambil membawa canang dan sesari/uang, penduduk percaya bahwa dengan tarian barong ini dapat mengusir segala aura negatif dan mendatangkan aura positif.

Manis Galungan dapat dimaknai sebagai saat dimana manusia yang merasakan nikmatnya (manisnya) kemenangan, yakni; dengan mengunjungi sanak saudara dengan penuh keceriaan, berbagi suka cita, mengabarkan ajaran kebenaran betapa nikmatnya bisa meneguk kemenangan.

Jadi hari ini umat Hindu wajib mewartakan-menyampaikan pesan dharma kepada semua manusia inilah misi umat Hindu. Dharma Vada- menyampaikan ajaran kebenaran dengan Satyam Vada – mengatakan dengan kesungguhan dan kejujuran.

“Kabarkan kebenaran ini kepada mereka yang masih tersesat agar kembali ke ajaran Dharma, sampaikan kepada mereka wahai putra Utama. Janganlah malahan Engkau yang menjadi manusia tersesat dan kesasar dengan meninggalkan Dharma” (kitab: Sataphata Brahmana).

Manis Galungan adalah saat kita berbagi keceriaan, suka cita, sekaligus merangkul dan mengajarkan saudara-saudara yang lainnya untuk lebih giat di jalan Dharma.

S

Ditulis oleh

sukma

Kontributor Sirah Bali Info yang berbagi kabar dan cerita seputar Bali.