Puteri Indonesia Bali, Selaraskan Prestasi Dengan Pendidikan Dan Aksi Sosial
Putu Ayu Saraswati, Puteri Bali kelahiran Denpasar, 6 Juni 1997 ini adalah perwakilan provinsi bali dan pemenang kedua dari kontes kecantikan Puteri Indonesia 2020. Di kompetisi tersebut, ia berhasil memenangkan penghargaan Puteri Indonesia Lingkungan, dan berkesempatan mewakili Indonesia di ajang Miss International 2020 di Jepang.
Anak pertama dari tiga bersaudara ini memiliki hobi olahraga Yoga dan kulineran terutama kuliner khas dari Bali. Ia juga dikenal sangat peduli kepada lansia tidak beruntung yang tinggal dan mengemis di jalanan. Ayu juga tergabung dalam sebuah komunitas non-profit yang menyalurkan donasi dan bantuan kepada lansia.
Ayu menyandang gelar Sarjana Kedokteran di Universitas Udayana. Ayu memilih menempuh studi ilmu kedokteran karena merasa dengan cara seperti itu suatu saat dapat membantu masyarakat miskin. Jika tiba saatnya nanti, ia ingin membuka praktek gratis. “Kemampuan yang saya miliki baiknya bermanfaat juga untuk orang lain,” ucap ayu.
Dengan menjadi dokter, Ayu merasa dapat berbuat untuk mereka yang membutuhkan. Saat kecil, ia sering ikut ayahnya saat memberikan pelayanan kesehatan pada pasien. Dari sana, Ayu kerap memperhatikan cara kerja ayahnya.
Sebelum mengikuti ajang Puteri Indonesia 2020, Putu Ayu sempat mengikuti ajang Jegeg Bali 2015 dan menjadi pemenang. Ayu mengungkapkan, ayahnya yang berprofesi sebagai dokter, awalnya tidak mendukung pilihan Ayu untuk mengikuti kontes seperti itu.
Ia disarankan hanya tetap fokus pada studi karena capaian prestasi akademik menjadi tolak ukur utama. Namun Ayu mampu meyakinkan orangtuanya, tidak selamanya pandangan itu benar. Ia bisa membuktikan, sukses di akademis selaras dengan prestasi dalam berkreasi.
Putu Ayu juga merupakan penyayang binatang terutama reptil. Hobinya adalah wisata kuliner dan pergi ke pasar lokal untuk mencari rasa otentik dan hidangan lokal. Minuman favoritnya adalah es daluman. Untuk menyeimbangkan hasratnya akan makanan, ia secara teratur melakukan yoga, terutama bikram.
Menuju persiapannya ke ajang internasional ada sedikit kabar menyenangkan sekaligus disayangkan bagi Ayu saraswati. Ayu rencananya akan diberangkatkan menuju jepang pada tahun ini untuk berkompetisi di kontes kecantikan Miss Internasional 2020 mewakili Indonesia atas hasil kemenangannya sebagai 1st runner up Puteri Indonesia 2020.
Namun karena kondisi pandemi yang melanda dunia berdampak pula pada event-event internasional, salah satunya adalah perhelatan ajang kecantikan dunia yang terkena imbas dari penyelenggaraannya.
Buntut wabah pandemi covid 19 yang melanda dunia saat ini akhirnya menjadikan Kompetisi ajang kecantikan tahunan bergengsi Miss International 2020 resmi ditunda. Sebab, krisis masih melanda sejumlah negara akibat pandemi Covid-19. Selain itu banyak negara yang belum menentukan wakilnya untuk berkompetisi diajang yang diadakan di negara jepang tersebut.
Mundurnya ajang beauty pageant miss international ditegaskan lewat unggahan Miss International 2019 Bint Sireethorn Lewat di akun Instagram-nya. Pelaksanaan kompetisi ke-60 Miss International direncanakan musim gugur 2021. ’’Saya mendukung seluruh perempuan sesuai slogan kami, Cheer All Women. Sampai jumpa 2021,’’ tulisnya.
Ditundanya miss international 2020 ke tahun depan sekitar bulan oktober 2021 jelas membawa kekecewaan banyak pihak, salahsatunya yang menjadi tanda tanya adalah bagaimana dengan wakil indonesia tahun ini Putu Ayu saraswati?